Hati adalah organ padat paling besar yang berada di dalam tubuh manusia. Hati memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, berikut ini beberapa fungsi hati di dalam tubuh.
- Menyimpan nutrisi berlebih dan mengembalikan sebagian nutrisi ke dalam aliran darah.
- Memproduksi protein dalam darah untuk membantu penggumpalan, pengiriman oksigen, dan fungsi kekebalan tubuh.
- Membantu menyimpan gula dalam bentuk glikogen.
- Menyingkirkan unsur berbahaya dalam aliran darah, termasuk di antaranya minuman keras dan obat-obatan.
- Menghancurkan lemak jenuh dan menghasilkan kolesterol.
- Memproduksi cairan empedu, yaitu unsur yang dibutuhkan untuk mencerna makanan.
Gejala Sirosis
Sirosis pada tahap awal hanya memunculkan sedikit gejala, tapi ketika fungsi hati sudah berkurang secara signifikan akan muncul gejala-gejala seperti:- Kehilangan selera makan.
- Keletihan, kekurangan energi, dan mudah mengantuk.
- Pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema.
- Penurunan atau kenaikan berat badan secara tiba-tiba.
- Demam dan menggigil.
- Sesak napas.
- Kulit dan putih mata berwarna kuning atau sakit kuning (jaundice).
- Mual dan muntah.
- Muntah darah.
- Perubahan warna pada urinedan tinja (kadang disertai darah).
- Kulit mengalami gatal-gatal.
Penyebab Sirosis
Sirosis disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya akibat virus hepatitis B, virus hepatitis C, mengonsumsi minuman keras berlebihan, dan beberapa kondisi lain yang bisa merusak jaringan hati.Diagnosis Sirosis
Terdapat beberapa cara yang bisa digunakan untuk mendiagnosis sirosis, yaitu:- Pemeriksaan fisik. Dokter akan mengamati perubahan fisik yang terjadi pada pasien.
- Tes darah. Sampel darah diambil untuk mengetahui tingkat fungsi hati dan kerusakan jika ada.
- Pencitraan. CT scan, MRI, ultrasound, dan beberapa prosedur pencitraan lain mungkin diperlukan untuk melihat kondisi hati.
- Biopsi. Pengambilan sampel jaringan dari hati.
Pengobatan Sirosis
Sirosis tidak bisa disembuhkan. Pengobatan dilakukan untuk menghambat perkembangan penyebab dasar yang mengakibatkan munculnya sirosis sejak awal. Selain itu, pengobatan dilakukan untuk memperlambat kerusakan jaringan hati, serta menangani gejala dan juga komplikasi yang muncul akibat sirosis.Misalnya, mengonsumsi obat antivirus untuk mengatasi hepatitis C akan membantu mencegah sirosis bertambah parah. Kemudian Anda akan diminta untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman keras, serta menurunkan berat badan jika Anda mengalami obesitas.
Jaringan rusak akibat sirosis bisa menyebabkan fungsi hati berhenti jika sudah memasuki tahapan lanjutan. Pada kondisi ini, satu-satunya pilihan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transplantasi hati.
