
Mengingat dampak buruknya pada kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) akan melakukan penarikan produk jika diketahui ada boraks dalam makanan tersebut.
Berikut beberapa efek negatif yang mungkin terjadi pada Anda jika mengonsumsi makanan mengandung boraks:
- Demam.
- Mual.
- Muntah.
- Sakit perut.
- Diare.
- Sakit kepala.
- Mata merah.
- Merusak kesuburan
- Merusak janin.
- Kulit memerah terutama di telapak tangan, telapak kaki, skrotum, dan pantat dan mengelupas.
- Tidak sadarkan diri.
- Deperesi pernapasan (kesulitan bernapas)
- Gagal ginjal akut.
- Kematian.
Kenali Ciri-ciri Makanan Mengandung Boraks
Jangan hanya menilai makanan dari tampilannya yang menggugah selera. Karena bisa saja makanan tersebut mengandung boraks. Ciri-ciri makanan mengandung boraks yaitu lebih tahan lama, dengan tekstur lebih kenyal dan lembut.Sebagai contoh, berikut ciri-ciri bakso yang mengandung boraks seperti diutarakan oleh BPOM RI:
- Jika digigit, teksturnya terasa lebih kenyal dan lebih keras ketimbang bakso normal.
- Dapat bertahan sampai lima hari.
- Bakso normal memiliki warna kecoklatan karena efek penggunaan daging. Namun, bakso berboraks mengeluarkan warna keputihan.
- Jika dijatuhkan ke lantai, bakso akan memantul layaknya bola.
- Tercium bau yang aneh.
