
Penyebab dan Jenis Disentri
Disentri dapat dikelompokan berdasarkan dari penyebabnya. Dua jenis utama dari penyakit ini adalah:- Disentri basiler atau sigelosis yang disebabkan oleh bakteri shigella.
- Disentri amoeba atau amoebiasis yang disebabkan oleh amoeba (parasit bersel satu) bernama Entamoeba histolytica. Jenis disentri ini biasanya ditemukan di daerah tropis.
Risiko Komplikasi Disentri
Penderita disentri dianjurkan untuk terus waspada, karena disentri bisa memicu beberapa komplikasi, bahkan bisa menyebabkan kematian. Hal ini umumnya terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk, dan terutama jika perawatan klinis susah untuk didapatkan. Komplikasi-komplikasi yang mungkin terjadi meliputi:- Dehidrasi karena kehilangan cairan akibat diare dan muntah-muntah. Ini merupakan kondisi yang bisa berakibat fatal, terutama pada anak-anak.
- Abses pada hati akibat amoeba yang menyebar hingga ke hati.
Khusus untuk anak-anak, pengawasan yang lebih ketat harus dilakukan. Apabila anak Anda mengalami diare selama 6 kali atau lebih dalam jangka waktu 24 jam atau diare yang berkelanjutan, Anda disarankan untuk membawanya ke dokter
Langkah Pencegahan Disentri
Menjaga kebersihan merupakan faktor utama dalam pencegahan disentri Penyakit ini termasuk sangat mudah menular, terutama pada anggota keluarga. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mencegah disentri dan penularannya:- Senantiasa mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun setelah menggunakan toilet.
- Selalu mencuci tangan sebelum makan, memasak, serta menyiapkan makanan
- Bersihkan toilet dengan disinfektan setelah buang air besar.
- Memisahkan pakaian pengidap saat dicuci.
- Jangan menggunakan handuk atau peralatan makan yang sama dengan pengidap.
- Penderita sebaiknya tidak keluar rumah selama minimal 48 jam setelah periode disentri berakhir.
