logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
✖
Powered by Blogger.

Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kadar kalsium dan fosfat. Vitamin yang larut dalam lemak ini diperlukan untuk membantu tubuh untuk menyerap kalsium, yaitu mineral penting untuk membentuk dan melindungi struktur tulang dan gigi.


Sumber utama vitamin ini adalah sinar matahari yang diserap dan diolah oleh kulit kita.Vitamin D juga dapat diperoleh dari bahan-bahan makanan, misalnya telur,sarden,salmon,tuna,serta susu yang diperkaya vitamin D.

Kekurangan atau defisiensi vitamin D dapat menyebabkan rakitis pada anak-anak (pelunakan dan melemahnya tulang) dan osteomalasia pada orang dewasa (melemahnya tulang).

Ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, serta lansia di atas 65 tahun adalah contoh orang-orang yang berisiko untuk mengalami defisiensi vitamin D. Pencegahan dan pengobatan defisiensi ini dapat dilakukan dengan suplemen vitamin D.


Vitamin D dapat dibeli secara bebas di apotek dan tersedia dalam berbagai merek.
Peringatan:
  • Bagi Ibu hamil (terutama yang berisiko mengalami hipertensi) dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter. Konsumsi yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan bayi.
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen vitamin D jika menderita penyakit ginjal. Konsumsi vitamin D yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
  • Berikan dosis untuk anak-anak sesuai anjuran dokter.
  • Jika terjadi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Vitamin D:
Umumnya, dosis untuk mengobati defisiensi vitamin D adalah setidaknya 1.000 IU atau 25 mikrogram tiap hari. Dosis akan disesuaikan dengan tingkat keparahan defisiensi, kondisi kesehatan pasien, dan umurnya. Untuk dosis anak-anak, tanyakan pada dokter.


Mengonsumsi Vitamin D dengan Benar

Gunakanlah suplemen vitamin D sesuai keterangan pada kemasan. Jika Anda merasa ragu, tanyakan kepada dokter. Konsumsi suplemen vitamin D dengan makanan atau setelah makan.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi suplemen vitamin D, disarankan segera meminumnya begitu teringat. Jangan menggandakan dosis vitamin D pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.


Kenali Efek Samping dan Bahaya Vitamin D

Jika dikonsumsi dengan takaran yang direkomendasikan, vitamin D sangat jarang menyebabkan efek samping. Tetapi konsumsi suplemen vitamin D terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa gejala berikut ini.
  • Mual dan muntah.
  • Mulut kering.
  • Tidak nafsu makan.
  • Sensasi rasa logam dalam mulut.
  • Sakit kepala.
Pastikan untuk membaca bahan yang terkandung pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu suplemen yang mengandung vitamin D pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Apa Itu Cuci Darah?

Tubuh kita secara alami didesain untuk mampu melakukan cuci darah secara otomatis. Namun jika diperlukan, proses cuci darah dengan bantuan...

Copyright © 2013. Info Seputar Kesehatan - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger